Agar Ketiak Tidak Mudah Basah, Coba 5 Tips Mudah dan Sederhana Ini!

Insan muda usai melakukan aktivitas berat, berolahraga, atau mengejar kereta dan bus ke kantor atau ke kampus di pagi hari yang terik, dengan mudah keringat kamu bercucuran hebat. Terutama di bagian ketiak yang paling rawan basah. Kalau sudah begini, insan muda tentu merasa tidak nyaman, bukan? Kini tak perlu khawatir, karena sebenarnya insan muda bisa, kok, meminimalisasi ketiak basah ini. Penasaran bagaimana caranya? Berikut ulasan lebih lengkapnya.

Cara mudah untuk mencegah ketiak basah

Keringat berlebih memang mengganggu. Selain karena akan membuat rambut tampak lepek, sekujur tubuh termasuk ketiak pun seolah-olah turut bermandikan air keringat. Agar bisa tetap percaya diri berada di bawah teriknya sinar matahari tanpa takut ketiak basah berlebih, insan muda bisa sontek beberapa kiat berikut ini:

1. Pakai antiperspiran

pakai deodoran setiap hari

Insan muda mungkin lebih familiar dengan sebutan deodoran sebagai salah satu produk pengharum ketiak. Padahal selain deodoran, masih ada antiperspiran yang juga bisa membantu menjaga tubuh tetap segar meskipun berkeringat banyak.

Namun, keduanya memiliki fungsi yang cukup berbeda. Deodoran biasanya dipakai untuk mencegah bau badan berkat efek harumnya, sedangkan antiperspiran lebih ditujukan untuk menyetop keluarnya keringat. Jika memang ingin mencegah ketiak basah, insan muda bisa berhenti pakai deodoran dan beralih menggunakan antiperspiran.

Pasalnya, antiperspiran mampu membunuh bakteri penyebab bau badan sekaligus menghalangi produksi keringat dari kelenjar keringat di ketiak, dijelaskan oleh dr. Cynthia Barley, seorang spesialis kulit di Amerika Serikat. Antiperspiran hanya bekerja untuk sementara waktu saja, sehingga insan muda harus memakainya lagi nanti.

2. Minum air putih

Meski sering dipandang sebelah mata, nyatanya minum air putih dalam jumlah yang cukup dapat membantu mencegah ketiak basah. Ini karena ketika tubuh memperoleh cairan dalam jumlah yang optimal, maka suhu tubuh akan menurun dan jadi lebih dingin.

Tentunya, ini akan membantu kelenjar keringat untuk menghasilkan keringat dalam jumlah yang normal alias tidak terlalu banyak. Pasalnya, tubuh yang panas akan memicu keluarnya keringat guna menyejukkan suhu inti tubuh. Kuncinya, patuhi anjuran minum air putih sekitar dua liter per hari (delapan gelas).

3. Cukur bulu ketiak

mencabut bulu ketiak

Pemakaian antiperspiran untuk mengurangi produksi keringat berlebih akan lebih optimal bila Anda rutin mencukur bulu ketiak. Bukan tanpa alasan, karena semua jenis rambut pada dasarnya memiliki kelembapan alami. Itulah mengapa nantinya, bulu ketiak yang lebat justru bisa semakin memperparah kondisi ketiak basah Kamu.

Terutama jika insan muda langganan mengalami bau badan. Mencukur bulu ketiak turut membantu meredakan bau yang tidak sedap ini. Meski begitu, hindari langsung memakai antiperspiran langsung setelah Kamu mencukur bulu ketiak. Sebaiknya beri jeda waktu beberapa jam, karena produk antiperspiran bisa mengiritasi kulit yang baru saja dicukur.

4. Pakai baju bahan katun

mencuci baju baru

Hobi pakai baju ketat atau yang tidak berbahan katun memang bikin penampilan terlihat lebih menarik. Di sisi lain, juga akan memicu munculnya noda basah di bagian ketiak baju Anda. Sebabnya yaitu produksi keringat tubuh tidak mampu diserap dengan baik oleh bahan pakaian tersebut.

Solusinya, coba gunakan pakaian dari bahan katun dengan ukuran yang agak longgar. Pilihan ini akan mempermudah tubuh, termasuk ketiak, untuk bernapas lega dan menurunkan suhu tubuh dengan cepat. Secara tidak langsung, cara ini akan mencegah ketiak basah yang bisa menodai pakaian Kamu.

5. Hindari beberapa makanan pemicu keringat

garam tidak boleh dimasak

Percaya atau tidak, makanan yang Kamu makan setiap harinya ternyata bisa memengaruhi jumlah produksi keringat Kamu. Ya, karena ada beberapa makanan yang bisa merangsang tubuh menghasilkan keringat dalam jumlah banyak. Ambil contoh, sistem pencernaan akan bekerja lebih keras ketika Kamu terlalu banyak makan makanan rendah serat. Atau kebanyakan makanan makanan yang tinggi garam dapat memicu kelebihan produksi keringat dan air kencing.

Tidak hanya itu, makanan olahan, makanan berlemak tinggi, makanan pedas, semua jenis bawang, bir, serta minuman berkafein juga punya andil yang sama sebagai penyebab ketiak basah. Sebagai gantinya, Insan muda bisa memperbanyak konsumsi makanan dan minuman yang berperan dalam menenangkan kelenjar keringat yang terlalu aktif.

Salah satu yang bisa Insan muda upayakan adalah dengan menambah asupan makanan atau minuman yang tidak terlalu membebani kerja sistem pencernaan. Misalnya air putih, teh hijau, kacang almond, pisang, gandum, ubi jalar, sayuran, buah-buahan, serta makanan berkalsium tinggi seperti susu dan keju.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *